Senin, 12 Desember 2011

MALAM PELEPASAN PURNA KARYA









Adalah suatu prinsip yang mengawal sebuah revolusi besar didunia ini

Vini, vidi, vici. Aku datang, aku lihat, aku menang.
Ungkapan ini rasanya koq pas untuk menggambarkan kisah mereka
Tak pelak menjadi pioneer perusahaan besar bermanfaat bagi kemaslahatan umat
Bayangkan waktu dahulu, dan bandingkan dengan sekarang

Saya rasa layak mendapatkan pujian
Mereka merintis, mereka berjuang, kadang tumbang, kadang terkapar
Tapi bukan itu alasan untuk sebuah pujian
Bukan ....

Mereka datang dengan tangan terkepal, sorot mata yang tajam
Meyakinkan diri bahwa aku akan berkarya

Kau lihatkan kini mereka tenang, menang dalam perjuangan
Lampaui batas, berganti yang muda. Yang penuh ambisi, berkutat dengan emosi, bermain dengan teori.

Saya ingat sekali, terpatri dalam benak ini,
Mereka berpesan, majulah
Tiba waktunya untukmu berkarya,
Kutitipkan kepadamu, baktiku untuk gunung madu.

Bapak Ibu yang berbahagia

Tidaklah apa yang akan kami tampilkan kali ini
Layak untuk diklaim sebagai persembahan
Bandingkan dengan pengabdian mereka-mereka ini,
Puluhan tahun bekerja, dalam tiga generasi yang berbeda
Berkarya, berkutat, kadang tumbang, kadang terkapar, membangun Gunung Madu.

Biarlah malam ini kita jadikan momentum
Hingga suatu saat kelak kita ingatkan
Bahwa kita adalah saudara

Bapak Ibu yang berbahagia,
Malam ini,disini.
Kami  akan persembahkan satu tampilan buat mereka, dan buat kita semua.

Tidak ada komentar:

  © Blogger template 'Personal Blog' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP